Senin, 03 Agustus 2020

Pengalaman Lolos CPNS 2019

Pengalaman Lolos CPNS 2019

Penerimaan SK CPNS

Kamis, 23 Mei 2019

Alhamdulillahirabbil aalamiin
satu kalimat terucap sebagai bentuk rasa syukurku yang tidak terhingga ketika selembar kertas SK CPNS berada di genggamanku. Jika ada kata lain yan lebih dahsyat lagi mungkin kata itulah yang akan ku ucapkan kepada yang maha mengabulkan atas titipan amanahNya  saat ini.
Terlahir dari keluarga yang serba” terbatas “, impian ini sudah menjadi cita-cita saya sedari kecil yang menurut sebagian orang bahkan menurutku sendiri ini hal yang mustahil .Diantara ratusan  pendaftar, Allah memilih diriku, memilihkan takdirku disini di IAIN PALOPO sebagai dosen Bahasa Inggris “ di usiaku  yang ke 27 tahun. Tidak pernah terpikirakan sebelumnya,Tuhan akan mengamanahkan aku sebuah tanggung jawab disaat aku sendiri saat itu merasa belum pantas. Aku yang belum punya pengalaman mengajar mahasiswa sebelumnya  minim ilmu dan pengalaman. Aku yang baru saja yudisium. Dengan berbekal ijazah s2  yang selesai 2 hari sebelum penutupan pendaftaran akhirnya  bisa sampai dititik ini.
Anganku berbalik mundur 10 bulan lalu..

08-08-2018

Wisuda S2 UNM
Hari ini aku akhirnya di wisuda (cerita perjuangn s2 bisa dibaca ditulisanku sebelumnya yahh). Sejak sebulan lalu, sejak mengetahui pendaftaran CPNS aku sudah berjibaku dengan setumpukan buku2 yang berkaitan dengan CPNS.  Walau tes CPNS masih 4 bulan ke depan tapi aku bertekad untuk memulai lebih awal. Jika ditahun-tahun sebelumnya, sempat 3 kali gagal CPNS karena bisa dibilang persiapanku belum maksimal dan  aku memang belum serius untuk menggapainya.Namun kali ini berbeda. “Man jadda wa jada” motto ini aku tuliskan dibuku catatanku sebagai langkah awal untuk berjuang. Aku memilih untuk memperjuangkan Ijazah S2 ku agar secepatnya berada ditangan ku.  Dalam doaku ku azzamkan “ Ya Allah izinkan aku untuk berikhtiar sampai batas akhir mampuku, Izinkan aku berdoa sampai Engkau bosan mendengar doa2ku.
Bismillah .. ku tutup mataku sejenak membayangkan target yang aku harus gapai “ AKU INGIN JADI PNS, AKU INGIN JADI DOSEN.”Itu adalah 2 dari 4 target yang berusaha untuk ku wujudkan tahun ini. Wow… impian yang luar biasa. Sudah dapat dipastikan usahanya nya harus luar biasa.  Ku buka mataku dan q lirik buku CPNS disampingku yang ku beli setahun lalu. Dalam hatiku berbisik” mari kita mulai berjuang melakukan semua hal-hal yang sebelumnya belum pernah kulakukan. “KIRA-KIRA APA YANG AKAN TERJADI JIKA AKU BERUSAHA DAN BERDOA SEMAKSIMAL MUNGKIN? Pertanyaan hipotesis itu muncul di benakku . Aku akan mencoba menjawab hipotesis pertanyaan itu. Sekarang saatnya treatment yaitu BELAJAR MAKSIMAL DAN BERDOA MAKSIMAL.

Oke …aksi  pertama dimulai dengan menyusun strategi-strategi untuk bisa bersaing. Hei..kamu harus tahu pendaftaran CPNS berjibun, ratusan bahkan ribuan dan  mereka adalah pejuang- pejuang tangguh dengan sederet prestasi dan mungkin tekadnya sekuat baja. OKE.. siapapun kalian mari kita berjuang sama-sama? toh salah satu dari kita yang akan terpilih.  Jika usaha mereka 10, aku harus 11. Jika mereka merangkak, aku harus berjalan. Jika mereka berjalan, aku harus berlari. Jika mereka berlari, aku harus melompat, nah jika mereka melompat…kamu mau apa?  aku akan salto..salto…jadi aku pasti tetap yang terdepan heheheheh. Artinya apa ?  yah Aku harus selalu selangkah lebih di depan dari mereka. Apapun itu harus selalu selangkah di didepan. (AMBISI MENANGKU SANGAT KUAT KALA ITU )
Gini loh prakteknya. Jika mereka mempelajari satu buku , aku harus pelajari 2 buku.  Jika mereka belajar 3 sesi sehari, aku harus 4 sesi. Jika mereka menghapal didalam kepala, aku harus diluar kepala. Jika mereka berdoa selepas sholat fardhu, aku harus berdoa disetiap sujud malamku, disetiap tahajjudku. Dan yang ini menurut hematkku , banyak dilalaikan oleh orang lain.Aku pernah membaca buku bahwa doa di saat tahajjud bagaikan anak panah yang meleset dari busurnya tepat pada sasaran. Begitu dahsyatnya shalat ini sampai-sampai Allah memposisikannya sebagai shalat sunnah yang paling dianjurkan setelah 5 shalat fardhu lainnya. Selain shalat tahajjud, rutinkan juga shalat dhuha setiap pagi sebelum mulai bekerja.  Aku juga sangat percaya dengan kekuatan dhuha karena shalat ini merupakan pengganti sedekah .Yang tak kalah penting adalah DOA IBU. Karena salah satu doa yang paling makbul dan tidak tertolak adalah doa seorang ibu kepada anaknya. Ini adalah semacam doa keramat yang insyaAllah segera di dengar olehNya. Well itu salah satu ikhtiarku melalui DOA.
Oke..kita Kembali ke laptop.

Formasi yang ditawarkan dalam CPNS sangat terbatas jadi jangan heran jika peluang untuk gagal cukup besar. Apabila dilihat secara jeli , peserta yang gagal seleksi ternyata memiliki bakat dan potensi yang luar biasa. Lah..Kok bisa ??? …. Karena mengandalkan bakat dan potensi saja tidak cukup tanpa mengetahui secara detail tentang seleksi CPNS. Menurut saya minimal ada dua faktor yang mempengaruhi kesuksesan peserta tes yaitu pertama BERLATIH MENGERJAKAN SOAL SEBANYAK MUNGKIN, SESERING MUNGKIN. Kedua MENGETAHUI TIPS DAN TRIK DALAM MENJAWAB SOAL. Hematnya ,,  Pintar saja tidak cukup namun kita harus menguasai medan perang yang akan kita hadapi.

PENDAFTARAN

Saran saya pada saat pengumuman formasi CPNS sebaiknya perhatikan persyaratan khusus misalnya kelengkapan dokumen baik itu ijazah KTP dll.  Persiapkan lah semua berkas yang disyaratkan jauh-jauh hari. Pengalaman saya waktu itu saya agak terlambat mengurus semua pemberkasan sehingga waktu saya sangat tersita dan sangat menguras emosi karena berkas yang belum lengkap sementara waktu pendaftran tersisa dua hari. Dua hari menjelang penutupan ijazah saya akhirnya sudah ditangan. Setelah menyeleksi beberapa perguruan tinggi saya memutuskan mendaftar di IAIN PALOPO formasi Dosen bahasa inggris .
Bukti Kartu Pendftaran
Saran berikutnya , pada saat memilih formasi pintar-pintarlah memilih instansi yang pelamarnya tidak terlalu banyak walaupun katanya “bersaing dengan seribu pelamar sekalipun  jika itu rezeki saya maka pasti akan jadi milik saya” .. Tapi kan ada namanya pandai melihat peluang bro…..Sebaiknya tunda mendaftar pada saat hari-hari pertama..tunggulah sampai tiga hari terakhir untuk menyeleksi ulang instansi yang kira-kira pelamarnya kurang, bisa di cek jumlah statistik pelamar secara online. Ingat ya sebelum memilih lokasi shalat istkharahlah dulu supaya dimana pun lokasi yang kita pilih, dengan melibatkan Allah  insyaAllah itulah pilihan terbaik kita.


BELAJAR 

Dalam tes CPNS ada 2 jenis tes yang harus dilalui yaitu tes SKD dan SKB.Tes SKD terbagi manjadi 3 yaitu (TWK)  tes wawasan kebangsaan, TIU (tes inteligensi umum) dan TKP (tes karakteristik pribadi). Aku mempersiapkan diri dengan menyiapkan sejumlah buku-buku CPNS
Ini tiga buku CPNS yang aku pelajari  ditambah 3 buku online lainnya.

E- Book CPNS yang saya gunakan

Buku buku ini satu yang aku beli sendiri,, yang duanya aku gantian pinjam dari teman. Jadi total selama 4 bulan aku menghabiskan 6 buku lengkap dengan latihan soal di dalamnya yang halamannya cukup tebal-tebal.
TIPS TWK
Dalam mempelajari TWK adalah saya menggunakan metode menghapal yang menyenangkan. Untuk pasal-pasal fokus pada  kata kunci nya dan pahami isinya.  Dengan menggunakan teknik hapalan “jembatan keledai” (silahkan digoogling sendiri) akhirnya saya bisa menguasai pasal-pasal dalam waktu singkat. Ini cukup menarik menurutku karena aku merasa belajar sambil bermain.
Ini versi saya, jadi saya belajar sejarah dengan teknik story telling…heheehe. Untuk sejarah proklamasi misalnya BPUPKI,PPKI dll  ,aku bayangkan para tokoh-tokoh proklamator dan para pejuang seolah olah ada dihadapanku lengkap dengan tempatnya dan jumlah orangnya. Jadi aku bercerita sejarah perjuangan BPUPKI seperti aku menonton layar TV. Adikku sering aku jadikan sebagai pendengar yang baik ketika saya mulai menceritakan sejarah Indonesia lengkap dengan setiap peristiwanya. Ini cukup efektif menurutku karena aku bisa mengingat dengan detail setiap peristiwa seolah olah aku sedang menceritakan ulang sebuah film yang baru saja aku tonton.
Silahkan gunakan metode belajar yang sesuai dengan passion kalian ya. 

TIPS TIU
Pindah ke materi TIU. Ada beberapa jenis soal yaitu tes analogi, deret, arimetika, perbandingan, persamaan dan pertidak samaan,statistic, jarak waktu dan kecepatan, himpunan, logika gambar dll.
Untuk jenis jenis soal diatas aku memperbanyak latihan agar terbiasa dengan pola soal seperti ini. Makin sering latihan maka makin baik karena jenis-jenis soal yang muncul hampir sama di semua buku yang saya pelajari.  kuncinya perbanyak latihan soal, latihan dan  latihan. Kecuali untuk sinonim dan antonym wajib dihapal .Ingat ya..di hapal bukan sekedar dibaca. Why? karena aku lemah di perhitungan,  mumet kalau lihat angka-angka. Jadi aku perkuat di soal-soal hapalan sinonim dan antonim, analogi dan gambar karena saya berharap semua soal-soal hapalan ini bisa betul semua jawabannya. Kalau ada yang salah cukuplah soal hitung-hitung nya yang salah hehehehe…

TIPS TKP
Terakhir soal TKP (tes karakteristik pribadi). Soal ini tidak membutuhkan keahlian khusus. Memang kelihatannya soal ini gampang namun di tahun 2018 ,soal TKP menjadi momok yang paling menakutkan karena hampir semua peserta CPNS gagal di tes ini.  Jenis soalnya berkaitan dengan tes integritas diri, semangat berprestasi , kemampuan mengendalikan diri dan beradaptasi , bekerjasama dan empati. Tips dalam mengerjakan soal ini adalah pilihlah jawaban yang paliiingggg bijaaakk, yang paliiinggg baiik syekalee.. intinya jangan terlalu jujur dengan karater kita. Jadilah malaikat dan orang paling bijak pada saat menjawab soal-soal TKP ini karena skor yang paling tinggi adalah jawaban yang paling bijak.
Nah untuk jenis soalnya : TKD terdiri dari 100 soal ( 35 soal TWK, 30 soal TIU, 35 soal TKP) Peserta dinyatakan lulus jika melewati ambang batas . Ditahun 2018 ini ambang batas cukup tinngi ;TWK : 80, TKP : 143, TIU : 80. Ketiga-tiganya harus melewati ambang batas tersebut.

PENGALAMAN BELAJAR SAMBIL BEKERJA

Untuk saya sendiri kebetulan saya mengajar disekolah dari jam 7 sampai jam 3 otomatis waktu belajar saya sangat terbatas . Teman-teman saya ikut kursus CPNS , mereka punya banyak waktu luang. Jadi saya dengan segala keterbatasan saya juga harus belajar intensif semaksimal mungkin. Ingat ya ..BELAJAR INTENSIF.. bukan asal-asalan. Saya mensetting waktu dan diri saya waktu itu seolah-olah saya lagi ikut dikarantina. Jadi saya membagi waktu belajar saya menjadi 3 sesi perhari. Sesi pertama jam 16.00-17.30 , sesi kedua jam 19.30 -21.00, sesi 3 jam 21.30- 23.00 . 2 sesi saya gunakan untuk belajar TIU karena saya berpikir tes ini membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk latihan mengerjakan soal-soal hitungan, otomatis akan menguras pikiran . Satu sesi untuk TWK karena ini mengandalkan hapalan dan pemahaman. Untuk TKP sendiri saya tidak menyiapkan waktu khusus tapi saya biasa mengerjakannya diluar ketiga sesi tadi, misalnya di hari libur sabtu minggu atau pada pagi hari. Sering juga, sehabis tahajjud sambil menungu waktu subuh biasa saya gunakan untuk mengulang-ulang materi.


SEBULAN SEBELUM TES

Aktivitas belajar intensif diatas saya rutinkan setelah keluar pengumuman lulus berkas. Alhamdulillah berkas yang saya perjuangkan sebulan terakhir akhirnya lolos verifikasi . Saya masih memiliki waktu sebulan untuk persiapan belajar sebelum tes resmi pada bulan November 2018. Selama sebulan terakhir menjelang tes resmi, 2 minggu pertama saya gunakan betul untuk memperdalam setiap materi baik TWK, TIU maupun TKP dengan latihan mengerjakan soal-soal tapi masih manual sih, istilahnya paper based test. 2 minggu terakhir  saya mulai  simulasi tes dengan CAT agar terbiasa dengan tes sungguhan nantinya . Ini penting sekali karena sekalipun kita menguasai semua materi tapi kita tidak terbiasa mengerjakan soal dengan batasan waktu maka ini bisa menjadi penyebab kegagalan  karena menejemen waktu mengerjakan soal tidak dipahami. So jangan di anggap remeh ya…agar terbiasa mengerjakan soal sungguhan dan kalian akan menemukan sendiri strategi apa yang cocok bagi kalian jika sering mengerjakan soal sungguhan
Selain itu Di tas saya selalu siap buku CPNS yg sdh saya print ditambah aplikasi dan buku cpns online stanby di hp saya. Jadi ketika ada waktu luang misalnya menunggu ttd dosen, saya buka hape untuk menguatkan ingatan saya tentang manteri yang sudah saya pelajari. Prinsip saya saat itu, makin sering maka makin terbiasa apalagi saya orangnya pelupa , jadi dengan selalu membaca di hape ini sangat membantu saya mengisi setiap waktu dengan belajar. Selain itu dengan belajar di hape sambil duduk-duduk menunggu, keliatannya lebih santai seolah-olah lagi buka medsos padahal helloww saya lagi menghapal hihihi… karena saya tipe orangnya malu belajar di depan orang banyak. Nanti pada saat dirumah atau ditempat yang agak tersembunyi barulah keluarkan kitab CPNS  .
Oh ya hampir lupa, seminggu menjelang tes jaga kondisi kesehatan, jangan begadang, cukupi kebutuhan nutrisi karena jangan sampai tiba hari H malah drop padahal sudah berdarah-darah persiapannya. 3 hari terakhir saya hindari kegiatan yang melelahkan , saya siapkan tubuh saya seprima mungkin.  Malamnya saya siapkan semua berkas, alat tulis, dan pakaian sampai tuntas supaya saya tidak kelimpungan paginya. Jangan begadang ya karena konsentrasi bisa menurun jika kurang tidur dan kurang minum. 

Hari H : 11 November 2018

Saya bangun sebelum subuh dan memastikan semua persiapan sudah mantap..wajib sarapan dan minta doa sama mama.  Lokasi tes  saya di RRI Makassar terjadwal di sesi keempat yaitu jam 8 malam. Kami diminta berkumpul 5 jam sebelum sesi dimulai. Jadi saya tiba dilokasi 2 jam sebelumnya  karena saya tidak ingin terlambat. Kami menggunakan kostum hitam putih dan pita hijau dilengan. Saran saya gunakan pakaian yang paling nyaman dan jangan gunakan aksesoris yang terbuat dari besi atau emas karena akan diminta untuk dilepas nantinya. Ternyata waktu tes yang dijadwalkan jam 8 malam molor sampai jam 10 malam.
Ini menurut saya sangat tidak efektif. Bisa dibayangkan kita mengerjakan soal dengan sisa-sisa tenaga, sudah mengantuk ya sudah pasti konsentrasi sudah menurun disaat jam jam tidur begini. Jam 10 malam, kami memasuki ruang ujian , saya optimis mampu melewati tes ini. 5 menit sebelum dimulai saya mengatur strategi yang akan saya gunakan nantinya, soal mana yang akan saya kerjakan, dll.
BISMILLAH Ya Allah bantu saya..klik mouse mulai.. 100 menit berjalan mundur
Saya putuskan mengerjakan soal TKP yang menurutku cukup gampang dengan sekali baca, kemudian pindah ke TWK dengan sekali sampai dua kali baca. Terakhir TIU dengan beberapa rumus yang membutuhkan cakaran. Soal-soal yang saya anggap sulit saya lewati karena akan menyita waktu untuk membaca 2-3 kali.
Tipsnya..
Baca soal dan jika yakin segera jawab. Jika kurang yakin tetap di jawab tapi tulis nomor tersebut di kertas buram cakaran . Jika nanti masih ada waktu maka masih ada waktu untuk membaca ulang soal yang kurang di yakini tersebut. Jika tidak tau sama sekali, misalnya soalnya terlalu panjang segera di skip agar tidak membuang waktu.Jadi intinya kerjakan yang mudah dan jika kurang yakin tetap dijawab dan catat nomornya, jika tidak tau sama sekali segera di skip.  Jadi jangan berfokus pada satu soal hingga waktu tersita 5 menit hanya untuk satu soal. Bisa-bisa anda akan kehabisan waktu padahal semua soal belum terbaca..5 menit terakhir pastikan semua soal sudah terjawab tidak ada lagi yang tersisa.  Gunakan 5 menit terakhir itu untuk mengecek jawaban yang kurang diyakini.
Oh ya selama menjalankan tes..ingat..ingat… tetap tenang..tenang dan tenang , jangan panik karena ini bisa merusak konsentrasi. Jangan terpengaruh dengan computer teman di kiri kanan yang sudah selesai menjawab, atau melirik computer orang lain karena sudah selesai jawabannya. percaya diri lah kamu bisa mengerjakan bagian kamu. Jadi fokuslah dikomputermu. Kalau mulai panic istigfarlah dan ingat ALLAH supaya bisa kembali tenang
Well … 3 menit tersisa..
Tangan saya mulai gemetaran, saya mulai panic, dan Bismillah saya berdoa dalam hati ya Allah saya sudah mengerjakan ikhtiar dan doa saya semaksimal  , saya serahkan hasilnya kepadaMU
KLIK.. MAAF, ANDA BELUM LULUS. 
Kalimat itu terpampang di layar komputerku.  Sedetik dua detik saya terpaku. Perlahan saya berdiri menguatkan diri, berusaha memasukkan kalimat itu dalam akal sadarku sekali lagi sambil menutup wajah tersenyum perih.Ya Allah.. saya sudah melakukan bagianku. Jika ini  terbaik bagi hamba maka lapangkan lah dada saya untuk menerima kenyataan pahit ini.

Kali ini saya GAGAL.
Saya pulang dengan gontai dengan perasaan kekecewaan yang mendalam. Saya berusaha tegar ketika sampai dikost adik dan teman-teman  kost sy menyambut dengan penuh harap   namun saya memberikan jawaban yang mengecewakan.  Semalaman saya terisak dan tidak nyenyak. Saya merasa tertampar karena merasa telah maksimal sekuat dan semampu saya ternyata Allah menghendaki saya gagal. Pikiran negatif pun bermunculan dan seolah ingin menagih hasil jerih payah dan doa saya selama ini. Saya linglung seharian. Bagaimanapun saya sangat berharap dengan CPNS ini mengingat sebulan lagi kontrak saya berakhir di sekolah. Dan saya telah berdoa dan belajar mati-matian karena saya menggantungkan harapan pada pekerjaan ini.
DAN DISINI INTI MASALAHNYA
Saya sangat berambisi untuk menang tapi saya tidak mempersiapkan diri untuk kalah. SAYA MENGGANTUNGKAN HARAPAN PADA PEKERJAAN BUKAN PADA-NYA . Niat awal saya sudah salah karena saya berharap bahwa pekerjaan ini lah yang nantinya akan menghidupi saya, yang akan menjamin masa depan saya. SAYA LUPA BAHWA YANG MENGATUR SEGALA REZEKI ADALAH DIA, saya yakin berlebihan bahwa saya mampu melewatui tes ini mengingat hasil simulasi sebelumnya skor saya selalu melewati passing grade. Saya berikan tips-tips diatas belajar untuk berbagi pengalaman tapi namanya persaingan KITA HARUS SIAP DENGAN SEGALA KEMUNGKINAN .Jujur saya kecewa, saya menangisi kegagalan saya . Tapi itu tidak berlangsung lama. Sehari setelahnya dalam sujud saya menangis dan berdoa . “Ya Allah jika kegagalan ini adalah takdir terbaik yang telah digariskan untuk saya, maka mampukanlah saya untuk berlapang dada ikhlas dan tetap berprasangka baik terhadapMu, mampukan saya untuk bangkit kembali”
Saya termenung mengingat perjuangan saya 4 bulan terakhir ini. Saya telah berusaha yang terbaik semampu saya dan tidak ada yang perlu saya sesali . Kegagalan ini mengajarkan saya tentang makna TAWAKKAL. Saya tidak boleh lemah begini karena Yang Penting Bukan JATUHNYA Tapi BANGKITNYA. Dua hari setelah tes, saya mulai merasa tenang, ada perasaan ikhlas bercampur puas karena telah mengerjakan bagian saya yaitu doa dan ikhtiar. Saya yakin Allah telah membukakan pintu rezekinya ditempat lain. Sebuah pepatah mengatakan “ JIKA  DOA DAN IKHTIAR TELAH SAMPAI DI AKHIR BATAS, MAKA BIARKAN TAKDIR YANG BERTARUNG DILANGIT.”

KEMBALI BANGKIT

Perlahan tapi pasti saya mengumpulkan kembali semangat saya. Saya tidak ingin berlarut dalam kekecewaan. Dengan tekad yang kembali menguat saya mulai memetakan kampus-kampus swasta yang akan saya tempati untuk memasukkan lamaran. Saya siapakn beberapa amplop lamaran, saya hubungi teman-teman yang kemungkinan memiliki lowongan pekerjaan. Saya menatap kedepan dan kembali tersenyum karena bisa mengatasi rasa kecewa itu. Rasanya begitu plong ktika mampu mengalahkan rasa terpuruk itu.
Seminggu menikmati pancarian lowongan kerja memetakan langkah-langkah sebaran lamaran ke depannya, tiba-tiba WA teman masuk bahwa akan ada perangkingan karena yang  lolos tes SKD Cuma 10 %. Ini menjadi angin segar bagi saya, tapi kali ini sy berusaha mengendalikan harapan agar tidak terlalu tinggi . Takutnya nanti desas-desus itu cuma kabar angin. Saya sudah pasrahkan semuanya .
Well..seminggu setelahnya, pengumuman akhir itu tiba. Saya belum sempat membukanya tapi subuh-subuh sekali  temanku menelpon “ TIN.. LULUS KI TAHAP SKB DAN SENDIRI JAKI YANG LULUS KE SKB, SAINGAN TA TIDAK MENCAPAI PASSING GRADE
Saya langsung bersujud syukur dan menangis  “Ya Allah Maha besar skenarioMu”. Disaat saya kehilangan harapan ternyata Engkau masih memberikan kesempatan unutk melanjutkan perjuangan ke tahap kedua .

Tahap SKB   

Siap Wawancara

18 Desember 2018 di IAIN Palopo
Setelah pengumuman SKB, saya mulai ambil ancang-ancang untuk kembali melanjutkan perjuangan. Saya mulai aktif mencari informasi yang berkaitan dengan tes tesebut. Sebagai langkah awal saya gabung di grup telegram CPNS kemenag. Di telegram ini muncul tips-tips dan bagi-bagi ilmu untuk tahap SKB.
Jadi tahapan SKB ini terdiri dari 3 macam tes yaitu :

Psikotes:Tes ini modelnya hampir sama dengan soal psikotes secara umum . silahkan di download sendiri soal-soal psikotesnya, banyak kok di internet. Hari pertama saya ikut psikotes . Bentuk soalnya bukan CAT tapi paper based (masih manual pake kertas ujian seperti biasa). Strategi pengerjaannya sama dengan tes SKD yaitu: Baca soal dan jika yakin segera jawab. Jika kurang yakin tetap di jawab tapi tulis nomor tersebut di kertas buram cakaran . Jika tidak tau sama sekali, misalnya soalnya terlalu panjang segera di skip agar tidak membuang waktu. Jika nanti masih ada waktu maka baca ulang soal yang kurang di yakini tersebut


Wawancara : Tes wawancara ini terdiri dari tiga macam kajian yaitu wawasan kebangsaan, wawasan keislaman dan Prestasi diri. Tes ini membutuhkan latihan khusus agar percaya diri menjawab pertanyaan dari pewawancara . Tes wawancara dihari kedua, saya diwawancarai oleh dua orang  yang merupakan dosen yang mengajar dari kampus itu. Dag-dig-dug saya memasuki ruangan dengan senyum manis dan ucapan salam  untuk memberikan kesan rileks dan ramah. Soal wawancaranya berasal dari pusat yang muncul dilaptop pewawancara. Saya kasih bocoran soal yang saya masih ingat  ya :



  • Pertanyaan umum :
  • Perkenalkan diri anda  
  • Sebutkan pengalaman karir anda sebelumnya 
  • Mengapa anda memilih IAIN Palopo 
  • Pernah ikut organisasi? Apa posisi anda di organisasi tersebut ?
  • Apa motivasi anda menjadi ASN
  • Apa yang bisa anda berikan untuk instusi kami?
  • Seorang ASN dituntut untuk menggadaikan kepetingan pribadi untuk berbakti kepada  negara. Jika suami anda sakit sementara ada pekerjaan negara yang juga menuntut untuk diselesaikan, yang mana prioritas anda?
  • Posisi anda nanti akan menuntut anda menetap di kota ini. Jika pasangan atau keluarga anda berdomisili ditempat yang jauh , bagaimana anda akan mengatasinya
  • Wawasan kebangsaan dan keislaman .
  •  Apa saja dasar Negara, pandangan kita dikaitkan dengan islam? (4 pilar kebangsaan)
  •  Negara ini pemeluk terbanyak adalah islam. Namun dasar negaranya adalah Pancasila bukan Alquran. Bagaimana pendapat anda?
  • Bagaimana Pandangan kamu mengenai keinginan mengganti pancasila dengan dasar Negara lain (khilafah)?
  •  Al-baqarah ayat 256 tidak ada paksaan  dalam menganut islam. Apa pendapat anda?
  •  Bagaiman pandangan anda tentang toleransi beragama? Konsep toleransi seperti apa yang diajarkan dalam agama Islam?
  • Bagaimana pandangan anda mengenai terorisme? Pandangan anda mengenai ISIS?
  • Bagiamana pandanagananda mengenail larangan bercadar bagi ASN?

Saya diminta menulis satu ayat yang saya tahu kemudian diminta mengaji.  Selain itu saya  diminta praktek shalat subuh dan doa qunut, ada juga menyambung ayat dan menafsirkan sebuah ayat,,waktu itu saya dapat surah Al-maidah ayat 3. Kalau yang laki-laki praktek azan. Terakhir ditanya mengenai prestasi diri, sudah berapa tulisan anda yang dimuat dijurnal. Nah disini tunjukkanlah semua sertifikat anda , semua tulisan anda. Jadi waktu itu saya bawa semua sertifikat saya mulai dari sertifikat seminar sampai sertifikat prestasi saya yang masih sangat minim hihihihi…Wawancaranya kurang lebih 30 menit/orang paling lama .Tipsnya sebelum tes wawancara, simulasikan  menjawab semua soal2 diatas, bisa praktekkan dengan orang lain supaya nanti tidak grogi pas hari Hnya

Microteaching  : Ini yang paling butuh persiapan karena kita akan praktek mengajar. Jadi jauh-jauh hari sebelumnya siapaknlah RPS /SAP (Satuan Acara Perkuliah) atau  RPP seperti yang digunakan dikampus tersebut. Pilihlah materi ajar yang menarik . Saat itu saya memilih materi “conditional sentences” untuk mata kuliah Grammar”. Gunakan metode yang tidak monoton ya,,gunakan cara mengajar ala-ala tempat kursus gitu. Jangan gunakan metode ceramah , kalau bisa setidaknya ada games dan reward untuk siswa. Gunakan media pengaran misalnya LCD, gambar, music dll yang intinya ada sesuatu yang berbeda dari metode yang kita gunakan. 

Saya pikir waktu microteaching ada siswa didalam kelas yang nantinya saya ajar  tapi ternyata tidak ada. Yang ada hanya dua orang penguji yang sekaligus jadi siswa saya. Jadilah saya mengajar seperti berbicara dengan tembok, heboh sendiri, main games sendiri dalam durasi 15 menit . diluar ekspestasi lah intinya heheheh.Setelah microteaching masuklah disesi tanya jawab . Pertanyaannya kurang lebih seperti ini :

  • Bagaimana cara mengatasi  keributan siswa dalam kelas?
  • Bagaimana cara menentukan metode yang akan digunakan?
  • Apakah anda menguasai bahasa lain selain bahasa Inggris? (Disini saya apes karena saya tidak tau bahasa lain. jadi saran saya sebaiknya belajarlah memperkenalkan diri dalam bahasa arab atau bahasa jerman atau bahasa apalah yang anda kuasai supaya dapat poin lebih
  • Selain MS.Word , aplikasi apa yang bisa anda gunakan ? (jadi jangan lupa belajar Ms.Excel, Power point, dan Ms yang lain ya supaya anda tidak  gaptek )
Jadi persiapan microteaching saya waktu itu total lengkap dengan RPP dan media pengajaran, saya latihan tiap hari di depan teman-teman kos saya ,maklum ini untuk pertama kalinya saya akan mengajar mahasiswa
Alhamdulillah setelah tiga hari melaksakan rangkaian tes SKB,rasanya PLOOOOOONGGGG banget . Tinggal menunggu pengumuman sebulan kemudian. Selama masa itu saya terus berdoa dan mempersiapkan mental apapun hasilnya. Belajar dari kegagalan pertama, kali ini saya tidak ingin terlalu berharap. Saya sudah siap untuk menang  maupun kalah.

PENGUMUMAN ( 22 Januari 2019 )


Saya begadang sampai jam 1 malam menunggu pengumuman,  mendowload hasil pengumuman yang ribuan lembar dengan teman kos saya. Dengan jantung berdebar-debar, keringat dingin dan hampir mulas kerana tegang saya mulai men searching nama saya dan …
 Alhamdullillah ya Rabbku,Engkau menitipkan amanah ini padaku yang minim prestasi dan pengalaman.  Terima kasih untuk keluarga dan teman-teman atas semua doa dan dukungannya. Titipan amanah ini adalah ujian bagi saya , insyaAllah akan saya jalankan sebaik mungkin.
Man Jadda wa Jada “Siapa bersungguh –sungguh maka dapatlah iya”


“ LAMPAUI DIRIMU “