Tulisan ini kutulis di bulan september 2018 tapi baru di publikasikan hari ini.
Alhamdulillahirabbil alamin satu
kalimat yang aku lantunkan dari hati yang terdalam untuk pencapaian ku saat ini
Perjuangangan selama 2 tahun
akhirnya berbuah manis
-ST.HARTINA, S.Pd, M.Pd-
Satu gelar memperindah dan
menambah deret namaku yang sederhana.
Seorang anak petani bisa meraih
gelar master, adalah prestasi dan kebanggaan bagi diriku dan juga keluargaku.
Segala puji bagi Allah SWT atas segala Rahman dan
rahimnya yang menuntun dan menguatkan hambaNya hingga sampai pada titik ini .
Terima kasih tak terhingga ku
haturkan buat Ibundaku atas segala doanya, buat Kakandaku semuanya atas segala
dukungannya, buat Kakakku Pak Udin atas dukungan finansialnya sehingga aku bisa
menyelasaikan kuliahku dengan IPK yang cukup gemilang . 3, 94 (dengan pujian)
yang menempatkan aku sebagai peringkat keenam IPK terbaik.
Terima kasih juga buat Pimpinan
Bambini School, Ms. Diana dan juga kepsek Ms.Sasa yang telah mengizinkan aku untuk
kuliah sambil tetepa mengais rezeki di sekolah tercinta TK Bambini School of
Makassar. Tak lupa sahabatku Susi atas motivasi dan cambukkannya , Siti dan
Nana atas kerjasamanya juga buat semua teman satu kelasku Non regular class
tanpa mampu aku sebutkan satu persatu. Dari mereka aku belajar tentang
keikhlasan, pengorbanan dan kerja keras.
08 08 18
Tanggal cantik ini menjadi hari
bersejarahku di tahun ini. Salah satu resolusiku tahun ini akhirnya bisa
tercapai. Menggapai titik ini bukannnlah hal yang mudah tapi juga bukan hal
yang sulit. Ada banyak pengorbanan materi, waktu tenaga di balut dengan tawa
dan tangis, namun izinNYa semua bisa terlewati dengan cerita yang indah .
Flash Back… miracle by miracle
2015 to 2016
Sempat terjadi pergolakan batin
antara melanjutkan kuliah atau tidak karena berpikir tentang biaya yang tentu
tidak sedikit, namun karena dorongna dari kawan Susi akhirnya tekadnya bulat
juga untuk mendaftar namun dalam hati kecil sedikit ngeri karena memang dananya
belum ada. Ditambah lagi aku terikat kontrak kerja yang tidak mengijinkan izin
kulliat pada saat jam kerja.
Keajaiban 1 :
karena dananya yang kembang
kempis, dan niatnya belum bulat. Allah menunda keinginan tersebut. Tanpa
sepengetahuan saya dan empat sahabat saya, ternyata pendaftaran mahasiswa baru
telah ditutup . Dalam hati kecil saya sedikit lega walaupun teman saya sedikit
kecewa. Saya yakin semua pasti ada hikmahnya. Dan ternyata betul, karena pada
saat itu belum terbuka kelas non regular (jumat-sabtu), jadi Allah menunda niat
kami untuk melanjutkan di tahun itu. Artinya saya mesih diberi kesempatan untuk
mengumpulkan dana buat persiapan tahun depan.
Tahun 2016 :
Dari awal tahun saya membulatkan tekad untuk
melanjutkan tahun ini. Saya telah siap dengan segala resikonya meskipun harus
dikeluarkan dari tempat kerja karena terbengtur masalah hari kuliah yang
bertabrakan dengan hari kerja. Saya telah memilih kuliah sebagai prioritas,
dengan konsekuensi jika nantinya saya dikeluarkan dari tempat kerja, saya harus
kerja keras , entah mengajar di tempat bimbel, les privat dsb untuk menutupi biaya
kuliah saya nantinya.
Keajaiban 2 :
![]() |
| Teman seperjuangan |
Mei 2016 tahun ini pertama kalinya dibuka
kelas non regular. Saya bersuka cita karena artinya saya masih bisa bekerja
sambil kuliah di jumat sabtunya.
Namun setelah penerimaan ternyata pendaftar
kelas non regular Cuma saya berdua dengan susi. Tantangan beru kembali
mengahadang, kelas non regular terancam tidak dibuka jika kuotanya tidak
mencapai 15 orang. Teman saya sempat menyarankan untuk pindah dikelas regular
saja, Namun saya dan susi tidak gentar. Susi sebagai pioneer berjuang mencari
satu demi satu orang yang berniat pindah di kelas regular dan akhirnya
terkumpul lah 14 orang pada kuliah perdana. Beberapa teman dari kelas lain
pindah ke kelas kami.
Keajaiban 3 :
![]() |
| Kelas Bahasa Inggris Non Reguler 2016 |
Akhirnya cukuplah
23 orang yang merupakan kelas dengan siswa terbanyak diantar 7 kelas yang ada.
Kelas non regular dikenal sebagai kelas elit
karena pembayaran SPPnya paling mahal (6 juta) dan hanya diisi oleh orang-orang
tangguh yang siap membagi waktu antara kuliah dengan kerja . Sebagai
mahasswanya adalah kaum ibu-ibu dengan berbagai profesi dari guru PNS, guru
honor, pegawai yang kesemuanya adalah wanita tanggung yang super sibuk antara
mengurus keluarga sekaligus kuliah. Dan lucunya , cuma satu orang yang paling ganteng
karena memang cuma satu laki-laki.
Kuliah pun berjalan , saya
kembali dihadapkan pada masalah hari kuliah. Hari jumat saya masih harus
mengajar disekolah, otomatis saya harus memilih antar pergi kuliah atau
mengajar. Harus memilih antara dapat teguran dari bos atau dapat nilai yang buruk
dari dosen karena jarang masuk
Keajaiban 4 :
![]() |
| Membagi waktu antara kuliah dan kerja |
Ketika saya
dipersulit di sekolah, Allah mempermudah di kampus.
Alhmadulillah Allah memudahkan
aku lewat teman-teman kuliahku.Mereka siap untuk menyesuaikan jadwal mengajarku
dengan jadwal kuliah. Jadi pada hari jumat saya bisa mengajar dari pada sampai
siang dan bisa kuliah pada sore harinya . Jadi antara kuliah dengan kerja bisa
berjalan beriringan. Masalah pengaturan
jadwal kuliah inilah yang menjadi masalah klasik setiap awal semester dan Alhamdulillah
sampai semester akhir jumlah absen saya disekolah bisa dihitung jari.Sesungguhnya di balik kesulitan ada kemudahan,Janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah, Allah tidak akan menberikan cobaan diluar batas kemampuan hambaNya, Maka nikmat tuhan yang manakah yang kamu dustakan, Selalu ada jalan. Kalimat-kalimat janji Allah ini menjadi pegangan pembakar semangatku hingga akhir studiku
Tahun 2017:
![]() |
| Teman-teman yang heboh dan dosen-dosen andalan |
Tapi Alhamdulillah
Keajaiban 5 : Pelajaran demi
pelajaran itu menyadarkanku untuk memperbaiki diri (cerita tersendiri)
Aku belajar menikmati setiap
prosesnya dan berusaha untuk tidak mengeluh. Semuanya berjalan dengan cukup
lancar dan ternyata tidaklah sesulit yang dibayangkan .
2018 :
![]() |
| Setelah seminar hasil |
Inilah semester terakhir,
semester 4. Aku fokus pada penyusunan tesis. Aku mengambil penelitian
kualitatif (the teachers techniques in teaching English to young learner at TK
Bambini School of Makassar). Penyusunan tesis ini cukup menguras waktu dan
pikiran terutama bab 4 karena aku harus mengarang sendiri murni dari ide-ideku
sendiri. Setelah melewati proses 5 bulan dari proposal menuju seminar hasil
akhirnya tersusunlah sebuah tesis 200 halaman yang merupakan hasil karyaku
selama berbulan-bulan. Tantangannya adalah ketika mencari dosen pembimbing (mam Fatimah, pak kisman). Kedua pembimbingku
cukup memudahkan. Namun kedua pengujiku (mam Muli dan prof. Murni) butuh
kesabaran untuk bisa mendapatkan tanda tangannya.
Seminar proposal pada tanggal 17
November 2017dan seminar hasil pada tanggal 3 Mei 2018 lalu akhirnya ujian tutup
tanggal 25 Juli 2018. Rentang waktu antara ketiga seminar itu semuanya
berjauhan. Yang paling menarik adalah mengejar tanda tangan dosen karena
menghindari pembayaran SPP bulan agustus. Setiap seminar, selalu disibukkan
dengan persiapan parcel yang menguras dompet.
![]() |
| Setelah ujian tutup |
Pada saat ujian tutup adalah
puncaknya. Pembayaran wisuda danbiaya ujian tutup yang bersamaan membuatku
memutar otak untuk melunasi semuanya segera.
Tanggal 25 Juli 2018, jam 02,00
Ujian tutupnya berlangsung cukup lancar lalu
besoknya aku yudisium . aku akhirnya resmi bergelar M.Pd.aku mendapat
kado buku dari teman teman
Keajaiban 6 : Dengan segala
kesulitannya aku menjadi mahasiswa terakhir yang mendaftar wisuda sesaat
setelah ujian tutup.
2 minggu setelahnya aku sudah
harus wisuda.
08.08.18
Inilah puncak dari perjuanganku.
Hari ini aku di wisuda di menara pinisi. Beberapa hari sebelumnya aku sempat
galau karena ibundaku tidak bisa hadir di acara wisudaku karena berada di
Nunukan. Padahal aku ingin sekali beliau hadir melihat anaknya mengenakan toga
kedua. Dengan berbagai pertimbangan, aku
pasrah jika wisudaku cukup dihadiri oleh ke 3 saudaraku.
Dengan seabrek persiapan, dari
pakaian, make up, konsumsi dll semuanya terhitung secara mendetail. Kali ini
aku paling suka dengan make upnya, cantik sekali. Acara wisuda, foto, ramah
tamah berjalan cukup lancar. Sujud syukur aku persembahkan di sepertiga malam
terakhirku.
Dengan berbagai suka dan duka
akhirnya perjuanganku sampai pada
puncaknya.
![]() |
| Kami telah bergelar M.Pd. |
![]() |
| Suasana wisuda |
![]() |
| Dengan teman s1 |
![]() |
| Akhirnya wisuda |
Satu tiket telah berada ditanganku, ini adalah modal bagiku melangkah menggapai mimpi selanjutnya.hati kecilku berbisik, “
ini hanyalah gelar dunia,
janganlah kamu terlena dan sombong
karenanya sebab itu hanyalah
titipan. Itu semua akan dipertanggung jawabkan kelak dihadapan Allah. Jadikanlah
sebagai sarana untuk mencari pahala dan semakin mendekatkan diri kepadaNya.
Syukurilah semuanya dengan bermanfaat terhadap sesama.
Ku camkansembari berdoa dalam hati “ ya Allah Aku akan melanjutkan langkah
untuk menggapai mimpiku yang lain, untuk
terus memperbaiki diri, untuk semakin mendekatkan diri kepadaMu. Aku harus
lebih baik dari diriku yang dulu karena Mu “
Bismillahirrahmanirrahiim
Next mission :
1. MARRIED
2. LECTURER
3. PNS
Ketiganya berjalan beriringan,
semoga terkabul sesuai urutannya. Namun apapun itu, semuanya butuh semangat
juang karena Allah untuk mewujudkannya .
Man Jadda wa jadda
![]() |
| Senyum bahagia |












Tidak ada komentar:
Posting Komentar